Mandala, Santry Satria (2025) ANALISA JARAK MATA PISAU MESIN PENGHANCUR (CRUSHER) ARANG UNTUK BRIKET MENGGUNAKAN SISTEM PENGGERAK MOTOR LISTRIK. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (739kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (186kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
||
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (257kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (437kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (133kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (135kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak variasi jarak antar mata pisau serta kecepatan putaran poros terhadap tingkat kehalusan arang kayu gelam yang digunakan sebagai bahan dasar briket. Mesin penghancur arang yang digunakan dalam pengujian dirancang secara khusus dengan penggerak motor listrik. Variasi jarak pisau yang diterapkan yaitu 10 mm, 15 mm, dan 20 mm, adapun kecepatan putar mesin adalah 1800 RPM, 2000 RPM, dan 2200 RPM. Sebanyak 27 kali pengujian dilakukan untuk mengukur lama waktu proses dan persentase hasil serbuk arang yang lolos saringan mesh 30. Dari hasil percobaan, kombinasi jarak mata pisau 10 mm dan kecepatan 2200 RPM menunjukkan kinerja paling optimal, menghasilkan serbuk halus sebesar 81,7% dengan waktu penghancuran tercepat. Analisis statistik ANOVA mengindikasikan bahwa jarak mata pisau memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil penghancuran (p < 0,001), sementara variabel kecepatan hanya memberikan pengaruh praktis namun tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Hasil uji lanjut menggunakan metode Tukey HSD menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara jarak 10 mm dan 20 mm, serta 15 mm dan 20 mm. Secara keseluruhan, jarak antar mata pisau menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil penghancuran arang menjadi serbuk halus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penghancur arang, variasi pisau, kecepatan poros, briket, motor listrik, uji ANOVA |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 07:50 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 07:50 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/21685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
