PEMANFAATAN BIJI ASAM JAWA (Tamarindus indica) DAN BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI BIOKOAGULAN TERHADAP LIMBAH TAHU

YOLANDA, MARSHELA (2024) PEMANFAATAN BIJI ASAM JAWA (Tamarindus indica) DAN BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI BIOKOAGULAN TERHADAP LIMBAH TAHU. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (368kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III METODOLOGI PENELITIAN)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (290kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (113kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB) | Request a copy

Abstract

Kondisi limbah cair dari industri tahu yang mengandung kekeruhan dan parameter pencemar seperti pH,TSS, TDS, COD, DO dan kekeruhan. Pengolahan limbah cair tahu menjadi penting karena limbah tersebut dapat mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti aluminium sulfat dalam pengolahan limbah cair juga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah penggunaan biokoagulan alami dari biji asam jawa dan biji pepaya sebagai alternatif yang ramah lingkungan untuk memperbaiki kualitas limbah cair tahu. Dengan menggunakan biokoagulan alami ini, penggunaan bahan kimia berbahaya dapat dikurangi atau bahkan dieliminasi, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem sungai dan kualitas air yang dihasilkan. Penambahan dosis biokoagulan biji asam jawa dan biji pepaya berpengaruh dapat efektif mengendalikan konsentrasi limbah tahu berdasarkan parameter pH, TSS, TDS, COD, DO dan kekeruhan. Dosis optimum peningkatan kualitas limbah cair tahu yaitu pada dosis biokoagulan 5 ppm ditinjau dari efektivitas penurunan TSS sebesar 60,19%, TDS sebesar 11,35%, COD sebesar 78,94%, DO sebesar 48,44% dan kekeruhan sebesar 94,27%. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.5 Tahun 2014 tentang baku mutu limbah tahu bagi industri, hasil analisis limbah cair tahu telah memenuhi standar kecuali nilai TSS dan COD yang belum memenuhi standar, dimana standar nilai TSS yaitu 200 mg/l dan COD yaitu 300 mg/l

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Biji asam jawa, biji pepaya, biokoagulan, koagulasi, flokulasi, limbah tahu, tanin
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Chemical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Mr Bambang Anthony
Date Deposited: 21 Jul 2026 02:17
Last Modified: 21 Jul 2026 02:17
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/21758

Actions (login required)

View Item View Item