ANALISIS KONSTRUKSI RIGID PAVEMENT: PENGARUH PERKUATAN TANAH MENGGUNAKAN CERUCUK GELAM DAN MINIPILE TERHADAP STABILITAS DAN ANGGARAN BIAYA

Julianto, Dedi and Fahmite, Muhammad Zikri Nur (2026) ANALISIS KONSTRUKSI RIGID PAVEMENT: PENGARUH PERKUATAN TANAH MENGGUNAKAN CERUCUK GELAM DAN MINIPILE TERHADAP STABILITAS DAN ANGGARAN BIAYA. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER (5).pdf - Published Version

Download (534kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (105kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
BAB I (3).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (675kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (596kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V (3).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA (4).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN SKRIPSI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Tanah lunak merupakan permasalahan utama dalam perencanaan perkerasan jalan karena memiliki daya dukung yang rendah dan tingkat deformasi yang tinggi, sehingga diperlukan metode perbaikan tanah yang tepat untuk menjamin stabilitas struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketebalan perkerasan serta membandingkan stabilitas dan biaya perbaikan tanah lunak menggunakan metode cerucuk gelam dan minipile. Berdasarkan hasil analisis perencanaan perkerasan kaku, diperoleh ketebalan masing-masing lapisan, yaitu beton semen setebal 30 cm, lapis pondasi atas 20 cm, lapis pondasi bawah 15 cm, timbunan pilihan 20 cm, dan perbaikan tanah dasar sedalam 60 cm. Analisis daya dukung menunjukkan bahwa cerucuk gelam berdiameter 10 cm memiliki kemampuan daya dukung tanah sebesar 2,12 ton, sedangkan perkuatan tanah menggunakan minipile menghasilkan daya dukung yang lebih besar, yaitu 8,99 ton. Hasil evaluasi stabilitas menunjukkan bahwa kedua metode perkuatan tersebut memenuhi persyaratan keamanan terhadap beban rencana. Dari segi biaya, metode cerucuk gelam membutuhkan biaya sebesar Rp 3.576.465.000,00, sedangkan metode minipile memerlukan biaya yang jauh lebih besar, yaitu Rp 15.872.425.500,00. Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun minipile memiliki kapasitas daya dukung yang lebih tinggi, penggunaan cerucuk gelam lebih efisien secara ekonomi dan tetap mampu memenuhi kriteria stabilitas yang disyaratkan. Dengan demikian, metode cerucuk gelam direkomendasikan sebagai alternatif perbaikan tanah lunak yang lebih ekonomis dan efektif untuk kondisi tanah dan beban yang sebanding. KATA KUNCI : Tanah Lunak, Perkerasan Kaku, Cerucuk Gelam, Minipile, Daya Dukung Tanah

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tanah Lunak, Perkerasan Kaku, Cerucuk Gelam, Minipile, Daya Dukung Tanah
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Design Roads and Bridges > Undergraduate Theses
Depositing User: Baginda Muhammad Akbar
Date Deposited: 13 Mar 2026 04:16
Last Modified: 13 Mar 2026 04:16
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/22444

Actions (login required)

View Item View Item