Hisyam, Naufal (2025) RANCANG BANGUN ALAT AMPLAS 2 IN 1 DISC DAN SILINDER (BIAYA PRODUKSI). Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (Cover)
COVER.pdf - Published Version Download (502kB) | Preview |
|
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (111kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
||
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (502kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (522kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (230kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (117kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (382kB) |
Abstract
Pengamplasan kayu merupakan salah satu proses terpenting dalam pengerjaan kayu untuk menghasilkan permukaan kayu yang halus dan Pengamplasa proses terpenting pengerjaan kayu menghasilkan permukaan yang merata. dalam dunia pengrajin kayu khususnya di Indonesia telah berkembang sejak lama dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di indonesia. kayu dimanfaatkan untuk bangunan-bangunan seperti furnitur, ukiran, hingga kerajinan bernilai seni tinggi. proses pengerjaan kayu membutuhkan ketelitian, salah satunya pada tahap finishing. finishing bertujuan menghaluskan permukaan kayu, menutupi pori-pori, serta mempersiapkan produk untuk diberi lapisan cat atau pernis. produk dengan permukaan yang halus memiliki nilai jual yang sangat tinggi dan lebih banyak diminati para konsumen. sebagian besar para pengrajin kayu terutama di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih mengandalkan metode pengamplasan secara manual. menggunakan cara ini banyak memakan banyak waktu, menguras tenaga, berisiko menimbulkan cedera, serta menghasilkan kualitas yang kurang konsisten. mesin amplas modern sebenarnya tersedia di pasaran tetapi, harganya sangat relatif mahal dan juga sulit untuk dijangkau oleh pengrajin kayu skala kecil. berdasarkan permasalahan tersebut, dirancanglah dan dibuatlah sebuah inovasi alat amplas 2 in 1 yang menggabungkan fungsi amplas silinder dan disc dalam satu sistem. alat ini digerakkan oleh mesin bor tangan yang umum dimiliki oleh pengrajin kayu, sehingga tidak memerlukan biaya tambahan besar untuk pengadaan mesin khusus. dibuatnya inovasi alat amplas ini yang berfungsi untuk mempermudah para UMKM untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. inovasi alat ini tergolong teknologi tepat guna yang murah, praktis, dan bermanfaat. secara keseluruhan inovasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat produksi, dan memperbaiki kualitas produk para pengrajin kayu UMKM di Indonesia. Kata kunci: Alat Amplas 2 In 1, Pengrajin Kayu, Bor Listrik, kayu dan UMKM
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Alat Amplas 2 In 1, Pengrajin Kayu, Bor Listrik, Kayu dan UMKM |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 03:49 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 03:49 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/22555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
