PENGARUH PELARUT HIDROKARBON ALIFATIK DAN AROMATIK TERHADAP WAKTU PENGERINGAN DAN SIFAT MEKANIK LAPISAN FILM PADA PRODUKSI CAT MINYAK BERBASIS RESIN ALKID

Cahyani, Putri Siak and Trisna, Meyci and Mashitoh, Anjar Siti PENGARUH PELARUT HIDROKARBON ALIFATIK DAN AROMATIK TERHADAP WAKTU PENGERINGAN DAN SIFAT MEKANIK LAPISAN FILM PADA PRODUKSI CAT MINYAK BERBASIS RESIN ALKID. Unknown. (Submitted)

[img] Text
Laporan TA PuSiCa After Semhas (Upload).pdf

Download (3MB)

Abstract

Cat minyak berbasis resin alkid banyak digunakan karena mampu membentuk lapisan film, memiliki daya rekat, kilap, daya tutup, serta perlindungan permukaan yang baik. Kualitas cat sangat dipengaruhi oleh jenis pelarut dan rasio binder terhadap cat, terutama terhadap waktu pengeringan, kandungan padatan, warna, dan karakter lapisan film. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses pembuatan binder dan base cat pada produksi cat minyak berbasis resin alkid, menganalisis pengaruh variasi rasio binder:base cat, membandingkan penggunaan mineral turpentine sebagai pelarut hidrokarbon alifatik dan toluena sebagai pelarut hidrokarbon aromatik, serta menentukan formulasi terbaik. Penelitian dilakukan melalui pembuatan binder, pembuatan base cat, pencampuran binder dan base cat dengan rasio 40:60, 45:55, 50:50, 55:45, 60:40, 65:35, dan 70:30, kemudian aplikasi cat pada substrat. Parameter yang diuji meliputi drying time, total solid content, adhesion strength, gloss, whiteness index, yellowness index, dan opacity. Seluruh parameter tersebut digunakan untuk menilai mutu teknis, tampilan visual, dan kemampuan perlindungan lapisan cat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pelarut dan rasio binder:base cat memengaruhi karakteristik cat. mineral turpentine menghasilkan waktu pengeringan lebih cepat dibandingkan toluena, dengan hasil tercepat pada rasio 70:30 yaitu 3 jam 2 menit. toluena menghasilkan padatan total lebih tinggi, dengan nilai maksimum 75% pada rasio 60:40. Daya rekat terbaik diperoleh pada mineral turpentine 40:60, toluena 40:60, dan toluena 45:55 dengan pengelupasan 0% atau klasifikasi 5B. Nilai kilap meningkat seiring bertambahnya binder, kilap tertinggi pada mineral turpentine 70:30 sebesar 61 GU dan toluena 70:30 sebesar 60 GU. toluena menunjukkan warna putih lebih stabil, sedangkan toluena 55:45 menghasilkan daya tutup tertinggi 99,64%. Secara keseluruhan, tidak ada formulasi yang unggul pada semua parameter. Formulasi toluena 50:50 dinilai paling seimbang karena memiliki kandungan padatan tinggi, daya rekat baik, warna stabil, tingkat kekuningan cat mendekati netral, dan daya tutup baik. Kata kunci: Cat minyak, resin alkid, mineral turpentine, toluena, drying time.

Item Type: Article
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Chemical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Pustaka Teknik Kimia
Date Deposited: 11 Aug 2026 01:26
Last Modified: 11 Aug 2026 01:26
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/23228

Actions (login required)

View Item View Item