Irianti, Imelsya (2026) Pemanfaatan Arang Kayu dan Tempurung Kelapa pada Pengolahan Ikan Sagarurung Khas Kabupaten PALI Menggunakan Ikan Patin (Pangasius sp.) dan Ikan Lele (Clarias sp.). Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (672kB) |
||
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (148kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (182kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (381kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III METODOLOGI)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (445kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (431kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (159kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (177kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan sagarurung merupakan produk olahan ikan khas Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang dibuat melalui proses pengasapan panas (hot smoking) dengan penambahan bumbu rempah tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan bakar (arang kayu dan tempurung kelapa) serta jenis ikan (ikan patin dan ikan lele) terhadap karakteristik mutu ikan sagarurung. Penelitian menggunakan dua faktor perlakuan yang menghasilkan empat kombinasi perlakuan dengan dua kali ulangan. Proses pengasapan dilakukan pada suhu 8095°C selama 3 jam. Parameter yang diuji meliputi uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) dengan skor 15 (sangat tidak suka hingga sangat suka), umur simpan selama empat hari, serta analisis kadar air dan kadar protein. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pada penilaian hedonik pada setiap kombinasi. Perlakuan arang kayu dengan ikan lele (A1B2) memperoleh kesukaan tertinggi untuk rasa dan warna dengan nilai 3,72 (suka) untuk rasa dan 3,67 (suka) untuk tekstur, sementara warna dan aroma tertinggi terdapat pada perlakuan tempurung kelapa dengan ikan patin (A2B1) dengan nilai 3,72 (suka) untuk warna dan 3,63 (suka) untuk aroma. Kombinasi tempurung kelapa dengan ikan patin (A2B1) menjadi kombinasi terbaik dengan menghasilkan kesukaan tertinggi pada aroma dan warna serta kandungan fisikokimia terbaik dengan kadar air terendah (54,42%), dan kadar protein tertinggi (28,55%). Kombinasi ini juga mampu mempertahankan mutu selama penyimpanan empat hari tanpa pertumbuhan jamur.)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | arang kayu; ikan patin; ikan sagarurung; pengasapan panas; tempurung kelapa |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Food Technology > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka RTB Pertanian |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 02:29 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 02:29 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/23510 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
