Alfariel, Gilang Rafly (2026) RANCANG BANGUN ALAT PENGADUK RAGI DAN KEDELAI UNTUK PROSES PEMBUATAN TEMPE ( PROSES PEMBUATAN ). Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (559kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (176kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
bab 1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (170kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
bab 2.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (377kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III PERANCANGAN)
bab 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (344kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
bab 4.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (459kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V PENUTUP)
bab 5.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (116kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (139kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (746kB) | Request a copy |
Abstract
Pembuatan tempe merupakan salah satu proses produksi pangan tradisional yang melibatkan tahapan pencampuran ragi dengan kedelai sebelum proses fermentasi berlangsung. Pencampuran ragi yang tidak merata dapat mempengaruhi kualitas tempe yang dihasilkan, seperti tekstur yang kurang padat, pertumbuhan jamur yang tidak optimal, serta menurunkan tingkat keseragaman produk. Pada umumnya, proses pencampuran masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama, tenaga kerja yang lebih banyak, serta menghasilkan pencampuran yang kurang homogen. Kondisi tersebut menyebabkan produktivitas usaha menjadi kurang optimal, terutama pada industri kecil dan menengah yang memiliki kapasitas produksi cukup besar. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat yang mampu membantu proses pencampuran agar lebih efektif, efisien, dan menghasilkan campuran yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat pengaduk ragi dan kedelai guna meningkatkan efisiensi serta kualitas proses pencampuran dalam pembuatan tempe. Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan, pembuatan, perakitan, dan pengujian alat. Alat ini menggunakan motor bakar sebagai penggerak utama dengan sistem transmisi berupa pulley, V-belt, dan sproket untuk menggerakkan poros pengaduk. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kemampuan alat dalam mencampurkan ragi dengan kedelai secara merata serta mengevaluasi kapasitas dan waktu pengadukan yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil pengujian, alat pengaduk mampu mencampurkan ragi dan kedelai secara merata dengan kapasitas optimal sebesar 25–30 kg per proses dan waktu pengadukan sekitar 10 menit. Penggunaan alat ini mampu meningkatkan efisiensi waktu sekitar 30–50% dibandingkan metode manual serta menghasilkan tingkat homogenitas campuran yang lebih baik. Dengan demikian, alat pengaduk ragi dan kedelai yang dirancang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi beban kerja operator, serta meningkatkan kualitas hasil pencampuran pada proses pembuatan tempe, khususnya di industri kecil dan menengah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mesin pengaduk, ragi tempe, kedelai, rancang bangun, efisiensi |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 08:12 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 08:12 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/23677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
