Fadillah, Amanda Dwi and Putra, Samuel Prihatin Dwi (2026) PENGARUH HYBRID FIBER (SINTESIS DAN LOGAM) TERHADAP KINERJA ASPAL PORUS PG 70. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (396kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (289kB) |
|
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (607kB) |
|
|
Text (BAB III METODE PENELITIAN)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB IV HASIL PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (546kB) |
|
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (202kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (186kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Aspal porus merupakan salah satu alternatif perkerasan yang mampu meningkatkan drainase permukaan serta mengurangi risiko genangan air dan aquaplaning, namun tingginya kadar rongga pada campuran dapat menyebabkan penurunan stabilitas dan durabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan serat hibrida terhadap karakteristik campuran aspal beton porus menggunakan Aspal Performance Grade (PG-70) dengan variasi kombinasi serat iron wool dan nylon (IR+NY), iron wool dan peet poliester (IR+PE), serta iron wool dan Glass Wool (IR+GW). Pengujian yang dilakukan meliputi Marshall, permeabilitas, Cantabro, dan Marshall Sisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran IR+NY pada Kadar Aspal Optimum (KAO) memiliki kinerja Marshall terbaik dengan nilai stabilitas sebesar 1.164 kg dan Marshall Quotient (MQ) sebesar 116,249 kg/mm, sedangkan pada pengujian permeabilitas diperoleh koefisien sebesar 0,62 cm/s untuk campuran IR+NY dan 0,22 cm/s untuk campuran IR+GW yang masih memenuhi persyaratan Australian Asphalt Pavement Association (AAPA, 2004) sebesar 0,1–0,5 cm/s. Pengujian Cantabro menunjukkan bahwa campuran IR+GW memiliki ketahanan abrasi terbaik dengan nilai kehilangan berat rata-rata terendah sebesar 2,464%, sedangkan hasil Marshall Sisa menunjukkan seluruh variasi campuran memenuhi persyaratan minimum 90%, dengan nilai tertinggi pada campuran normal sebesar 104,199% dan pada campuran berserat sebesar 98,405% untuk IR+GW. Berdasarkan hasil tersebut, penambahan serat hibrida berpengaruh terhadap karakteristik campuran aspal beton porus, dengan kombinasi serat iron wool dan Glass Wool (IR+GW) memberikan kinerja paling optimal karena mampu menghasilkan keseimbangan antara stabilitas, permeabilitas, ketahanan abrasi, dan ketahanan terhadap pengaruh air.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aspal, Serat, Marshall, Permeabilitas, Cantabro |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Design Roads and Bridges > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Unnamed user with email opsipil |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 15:42 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 15:42 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/26091 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
