PENGARUH CAMPURAN OLI BEKAS DAN BIOSOLAR TERHADAP PERFORMA TERMAL KOMPOR OLI PADA PROSES PENEMPAAN BAJA ST41

Pangestu, Pandu (2026) PENGARUH CAMPURAN OLI BEKAS DAN BIOSOLAR TERHADAP PERFORMA TERMAL KOMPOR OLI PADA PROSES PENEMPAAN BAJA ST41. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (883kB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (181kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (284kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III METADOLOGI PENELITIAN)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (360kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (359kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (150kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (154kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (950kB) | Request a copy

Abstract

Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar alternatif pada kompor penempaan baja merupakan salah satu upaya untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi. Namun, penggunaan oli bekas murni memiliki viskositas yang tinggi sehingga proses atomisasi dan pembakaran kurang optimal, yang berdampak pada rendahnya temperatur pembakaran dan kestabilan nyala api. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahanbiosolar terhadap performa termal kompor oli pada proses penempaan baja ST41. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membandingkan dua jenis bahan bakar, yaitu oli bekas murni (100%) dan campuran 70% oli bekas dengan 30% biosolar. Setiap pengujian menggunakan volume bahan bakar sebanyak 3 liter dan dilakukan selama 30 menit dengan interval pengukuran temperatur setiap dua menit menggunakan termometer inframerah. Parameter yang dianalisis meliputi temperatur maksimum, temperatur rata-rata, laju kenaikan temperatur, temperatur akhir, serta kemampuan kompor mencapai temperatur hot forging (>900°C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran oli bekas dan biosolar menghasilkan performa termal yang lebih baik dibandingkan oli bekas murni. Temperatur maksimum meningkat dari 840,67°C menjadi 909,3°C, temperatur rata-rata meningkat dari 742,67°C menjadi 820°C, laju kenaikan temperatur meningkat dari 7,95°C/menit menjadi 13,21°C/menit, dan temperatur akhir meningkat dari 825,33°C menjadi 891°C. Selain itu, hanya bahan bakar campuran yang mampu mencapai temperatur hot forging di atas 900°C, sedangkan oli bekas murni tidak mampu mencapainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biosolar mampu meningkatkan kualitas pembakaran melalui penurunan viskositas dan perbaikan proses atomisasi, sehingga menghasilkan temperatur yang lebih tinggi, laju pemanasan yang lebih cepat, serta performa termal kompor yang lebih baik. Oleh karena itu, campuran 70% oli bekas dan 30% biosolar layak digunakan sebagai bahan bakar alternatif pada kompor penempaan baja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Oli Bekas, Biosolar, Peforma Termal, Penempaan Baja, Kompor Oli
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Mechanical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Pustaka Teknik Mesin
Date Deposited: 25 Sep 2026 02:01
Last Modified: 25 Sep 2026 02:01
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/27215

Actions (login required)

View Item View Item