ANALISIS KEKUATAN SAMBUNGAN LAS MIG GERAK HORIZONTAL BERBASIS ESP32 TERHADAP VARIASI KECEPATAN DAN KETEBALAN MATERIAL

Dharma, Raihan Aditya (2026) ANALISIS KEKUATAN SAMBUNGAN LAS MIG GERAK HORIZONTAL BERBASIS ESP32 TERHADAP VARIASI KECEPATAN DAN KETEBALAN MATERIAL. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img] Text (Cover)
Cover.pdf - Published Version

Download (416kB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (136kB)
[img] Text (BAB I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)
[img] Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
Bab II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (532kB)
[img] Text (BAB III Metodologi Penelitian)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (651kB)
[img] Text (BAB IV Hasil dan Pembahasan)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V Penutup)
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (137kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (151kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pengelasan MIG (Metal Inert Gas) merupakan salah satu metode penyambungan logam yang banyak digunakan dalam industri karena mampu menghasilkan sambungan dengan kekuatan mekanik tinggi. Kualitas sambungan las sangat dipengaruhi oleh parameter proses seperti kecepatan pengelasan dan ketebalan material, yang menentukan besarnya masukan panas (heat input) yang diterima material. Dalam praktik manual, kestabilan kecepatan gerak torch sering dipengaruhi oleh faktor operator sehingga berdampak pada konsistensi hasil las. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan pengelasan dan ketebalan material terhadap kekuatan tarik sambungan las MIG menggunakan sistem gerak horizontal berbasis ESP32 yang dirancang untuk menjaga kestabilan kecepatan torch secara otomatis. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif pada material baja SS400 dengan variasi kecepatan pengelasan 4 mm/s, 6 mm/s, dan 8 mm/s, serta variasi ketebalan material 2 mm, 3 mm, dan 4 mm, sementara arus (90 A) dan tegangan (19 V) dijaga konstan. Pengujian kekuatan sambungan dilakukan dengan uji tarik mengacu pada standar ASTM E8, dan data dianalisis menggunakan ANOVA dua faktor tanpa replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan pengelasan 6 mm/s menghasilkan nilai Ultimate Tensile Strength (UTS) tertinggi pada setiap variasi ketebalan, sedangkan peningkatan ketebalan material cenderung meningkatkan nilai UTS. Kombinasi parameter terbaik diperoleh pada kecepatan 6 mm/s dengan ketebalan 4 mm, menghasilkan UTS sebesar 472,6 MPa, yang berada dalam rentang standar SS400 (400–510 MPa). Hasil ANOVA menunjukkan bahwa kedua faktor, kecepatan pengelasan dan ketebalan material, berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik sambungan las (P-value < 0,05). Penelitian ini membuktikan bahwa sistem kontrol gerak horizontal berbasis ESP32 efektif dalam menjaga konsistensi kecepatan pengelasan sehingga pengaruh variasi parameter dapat dianalisis secara lebih objektif dan akurat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: ANOVA, Baja SS400, ESP32, Heat Input, Kecepatan Pengelasan, Kekuatan Tarik, Ketebalan Material, Las MIG
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Mechanical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Pustaka Teknik Mesin
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:55
Last Modified: 25 Sep 2026 07:55
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/27219

Actions (login required)

View Item View Item