ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SPRING BED DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA PT ANUHERAH MUSI INDAH NUSANTARA BANYUASIN

AL ZAIRI, GUNTUR (2017) ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SPRING BED DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA PT ANUHERAH MUSI INDAH NUSANTARA BANYUASIN. Other thesis, POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (551kB)
[img] Text
2. BAB I.pdf

Download (187kB)
[img] Text
3. BAB II.pdf

Download (242kB)
[img] Text
4. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (237kB) | Request a copy
[img] Text
5. Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (324kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB V.pdf

Download (89kB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (7kB)

Abstract

PT Anugrah Musi Indah Nusantara Banyuasin adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri yang memiliki 1 jenis produk utama yaitu spring bed Kangoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan adalah observasi dan wawancara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif. Metode konvensional (full costing) merupakan metode penetuan harga pokok produksi yang memperhitungkan semua unsure biaya produksi ke dalam harga pokok produksi,yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, danbiaya overhead pabrik, baik yang berprilaku variable maupun tetap. Activity based costing(ABC) adalah metode yang membebankan biaya berdasarkan aktivitas-aktivitas besarnya pemakaian dan dari aktivitas yang terikat dengan proses dan objek biaya. Metode activity based costing (ABC) terdiri dari 4 tingkat level, yaitu level unit, level batch, level product, dan level fasility. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbandingan penerapan perhitungan harga pokok produksi spring bed dengan metode activity based costing (ABC) pada PT Anugrah Musi Indah Nusantara Banyuasin. Hasil analisis menunjukan perhitungan harga pokok produksi spring bed dengan metode activity based costing (ABC) menunjukan kondisi undercost. Hal ini disebabkan karena perhitungan harga pokok produksi dengan sistem konvensional (full costing) hanya menggunakan 1 cost driver, yaitu jumlah unit produksi sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik, sedangkan pada metode activity based costing (ABC)memiliki lebih dari 1 cost driver.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Harga pokok produksi, Sistem konvensional (full costing), Activity based costing (ABC), Cost driver
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Accounting > Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Trisni Handayani
Date Deposited: 12 Sep 2018 03:16
Last Modified: 12 Sep 2018 03:16
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/4817

Actions (login required)

View Item View Item