TRINANDO, ERYANDI (2020) STUDI CACAT-CACAT PADA PROSES PENGECORAN PULLI SECARA EKSPERIMEN. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (Cover)
File I.pdf Download (198kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
File II.pdf Restricted to Repository staff only Download (68kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
File III.pdf Restricted to Repository staff only Download (257kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III METODOLOGI)
File IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
File V.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V PENUTUP)
File VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (29kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
File VII.pdf Restricted to Repository staff only Download (116kB) | Request a copy |
|
|
Text (Lampiran)
File VIII.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) | Request a copy |
Abstract
Dalam proses pembuatan spesimen uji ini, bahan yang digunakan adalah aluminium dan besi cor dengan metode pengecoran. Cetakan yang digunakan adalah cetakan pasir basah untuk aluminium dan cetakan coran untuk besi cor. Proses peleburan untuk aluminium digunakan dapur crusible dan untuk peleburan besi cor digunakan dapur kupola. Temperatur penuangan untuk aluminium 700°C, 800°C, 900°C dan Temperature penuangan untuk besi cor 1200°C, 1300°C, 1400°C. Langkah selanjutnya adalah finishing yaitu dengan merapian hasil coran menggunakan mesin gerinda. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan merusak spesimen dengan membelah dan memotong spesimen uji hasil pengecoran aluminium dan besi cor. Pengujian yang dilakukan pengujian kekerasan Rockwell, struktur makro. Nilai kekerasan pada temperatur penuangan untuk aluminium 700°C = 72 Hrb , 800°C = 59,65 Hrb, 900°C= 43,1 Hrb dan Temperature penuangan untuk besi cor 1200°C =72,45 Hrb, 1300°C= 60,95 Hrb, 1400°C= 55,3 Hrb. Hasil dari pengujian dapat disimpulkan yaitu perbedaan bentuk dan ukuran butir butir pasir cetak dapat mempengaruhi ruangan porus untuk mengeluarkan gas yang ada dalam logam cair maupun cetakan pada waktu proses penuangan agar gas tidak terperangkap di dalam hasil coran yang menyebabkan cacat coran. Perbedaan temperature penuangan pada proses pengecoran aluminium dan besi coran mempengaruhi laju pembekuan yang menyebabkan meningkatnya cacat coran yang terjadi. Semakin meningkatnya temperature penuangan akan menghasilkan bentuk struktur dan sifat mekanis yang berbeda. Sebab semakin tinggi temperature penuangan menyebabkan terjebaknya gas hydrogen semakin banyak sehingga nilai kekerasan mengalami penurunan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aluminium, Besi Cor, Cetakan Pasir,Temperatur Tuang, dan Cacat Coran |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Mr Bambang Anthony |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:05 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:05 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/6584 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
