PEMBUATAN NANOSILIKA DARI ABU SEKAM PADI SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu)

FEBRINA, TIARA DWI (2019) PEMBUATAN NANOSILIKA DARI ABU SEKAM PADI SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu). Other thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img] Text (COVER)
File I.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
File II.pdf

Download (193kB)
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
File III.pdf

Download (615kB)
[img] Text (BAB III METODOLOGI PENELITIAN)
File IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (208kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
File V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (649kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
File VI.pdf

Download (6kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
File VII.pdf

Download (295kB)

Abstract

Keberadaan ion-ion logam berat seperti tembaga (Cu) dalam lingkungan perairan dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia. Untuk itu upaya penghilangan ion tersebut perlu dilakukan dengan menggunakan nanosilika sebagai adsorben. Salah satu proses untuk penghilangan ion tembaga yaitu dengan cara adsorpsi. Adsorpsi adalah proses akumulasi adsorbat pada permukaan adsorben yang disebabkan oleh gaya tarik menarik antar molekul adsorbat dengan permukaan adsorben. Proses adsorpsi lebih banyak dipakai karena mempunyai beberapa keuntungan, yaitu lebih ekonomis dan juga tidak menimbulkan efek samping yang beracun serta mampu menghilangkan bahan-bahan organik. Dalam penelitian ini, penghilangan ion-ion logam seperti logam tembaga (Cu) diadsorpsi dengan menggunakan adsorben berupa nanosilika. Limbah dibuat dengan senyawa kimia CuSO4.5H2O sebagai limbah artificial Cu. Nanosilika dibuat dari abu sekam padi, karena abu sekam padi mengandung 80-90% silika sehingga dapat dimanfaaatkan sebagai bahan baku dalam sintesis nanosilika. Sintesis nanosilika dilakukan menggunakan pelarut berupa NaOH dengan variasi konsentrasi 1M, 2M, 3M, 4M, dan 5M. Kelima jenis nanosilika diaplikasikan terhadap limbah logam tembaga (Cu) dengan variasi waktu kontak 6 menit, 12 menit, 28 menit, 24 menit, dan 30 menit. Limbah logam tembaga yang telah diadsorpsi dianalisa dengan menggunakan alat spektrofotometri serapan atom (AAS) untuk melihat kandungan logam tembaga yang tersisa. Dari analisa AAS dihasilkan konsentrasi tembaga terkecil yaitu 0,127 ppm pada nanosilika dengan pelarut NaOH 2M. Nanosilika dengan pelarut NaOH 2M ini selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan alat Scanning electron microscopy (SEM)-Energy Dispersive X-ray (EDX) sehingga diperoleh ukuran morfologi permukaan 57 nm dengan kandungan silika 28,55%.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Nanosilika, Adsorpsi, Logam Tembaga (Cu)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Chemical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Mr Bambang Anthony
Date Deposited: 20 Aug 2021 03:27
Last Modified: 20 Aug 2021 03:27
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/7697

Actions (login required)

View Item View Item