RANCANG BANGUN ALAT PENGOLAH OLI BEKASMENJADI BAHAN BAKAR CAIR

ARISKI, DONI (2020) RANCANG BANGUN ALAT PENGOLAH OLI BEKASMENJADI BAHAN BAKAR CAIR. Other thesis, POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA.

[img] Text (Cover)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (182kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB 1.pdf

Download (103kB)
[img] Text (BAB II TEORI DASAR)
BAB II.pdf

Download (157kB)
[img] Text (BAB III PERENCANAAN DAN PERHITUNGAN)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (236kB)
[img] Text (BAB IV PROSES PEMBUATAN)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (449kB)
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V.pdf

Download (66kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (87kB)

Abstract

Penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia semakin berkembang seiring meningkatnya daya beli masyarakat Indonesia. Semakin meningkatnya kendaraan bermotor membuat penggunaan minyak pelumas semakin meningkat tiap tahunnya, maka limbah yang dihasilkan juga akan semakin meningkat. Limbah dari minyak pelumas termasuk kedalam limbah B3 yang perlu mendapatkan penanganan khusus. Di lain pihak ketergantungan terhadap minyak bumi pada waktu yang sama akan terus meningkat akibat pertambahan penduduk dan kegiatan industri dan pembangunan. Akibat dari hal ini adalah harga energi yang semakin tinggi dan pasokan minyak yang menurun. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan mengolah oli bekas menjadi bahan bakar cair. Rancang bangun alat pengolah oli bekas menajdi bahan bakar cair ini dibuat dari bahan bahan stainless steel dan besi. Perancangan alat ini akan membantu pengolahan limbah oli bekas menjadi bahan bakar yang bisa dipakai. Bahan dasar oli yaitu minyak mentah juga merupakan bahan dasar dari berbagai jenis bahan bakar minyak. Fraksi-fraksi yang terdapat pada oli bekas inilah yang nantinya akan diolah dengan alat pengolahan oli bekas dengan perlakuan panas. Perlakuan panas berguna untuk memisahkan fraksi-fraksi yang ada pada oli bekas dengan cara penguapan. Pemisahan fraksi tersebut berdasarkan ada perbedaan titik didih. Pada proses ini biasanya dilakukan pada sebuah wadah kedap udara (Pirolisis). Awalnya oli bekas yang dimasukkan kedalam wadah kedap udara akan dipanaskan hingga suhu tertentu berkisar anatara 300-400 derajat Celcius. Selanjutnya hasil fraksi-fraksi tersebut nantinya ndipisahkan, dimana fraksi yang memiliki titik didih terendah akan menempati tabung saluran uap bagian atas. Sedangkan fraksi yang memiliki titik didih yang lebih tinggi akan menempati tabung saluran uap bagian bawah, dan fraksi yang memiliki titik didih lebih tinggi dari suhu pemanasan yang dilakukan akan tetap menempati wadah. Hasil dari proses ini adalah bahan bakar cair.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Oli Bekas, Limbah B3, Minyak Bumi, Pirolisis, Bahan Bakar Cair
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Mechanical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Mr Bambang Anthony
Date Deposited: 04 Oct 2021 06:05
Last Modified: 04 Oct 2021 06:05
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/9949

Actions (login required)

View Item View Item