NOPRIYANTI, MIRANDA FITRI (2024) PEMBUATAN CARBOXY METHYL CELLULOSE (CMC) DARI SELULOSA BATANG PISANG (Stipes Musa). Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text
COVER.pdf Download (518kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (96kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (358kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III METODOLOGI PENELITIAN)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (229kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (228kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (33kB) | Request a copy |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan batang pisang yang selama ini kurang optimal dan sering menjadi limbah. Batang pisang mengandung sekitar 63% selulosa, 5-10% pati, dan 5% lignin. Kadar selulosa yang cukup tinggi ini berpotensi diolah menjadi carboxy methyl cellulose (CMC), suatu polisakarida yang tidak beracun dan turunan dari selulosa yang bersifat biodegradable, yang banyak digunakan dalam industri makanan, farmasi, tekstil, kosmestik, pengental, pengikat dan penstabil emulsi. Untuk menghasilkan CMC, selulosa diisolasi dengan perendaman menggunakan larutan NaOH 10%, dilanjutkan dengan proses alkalisasi larutan NaOH dengan variasi konsentrasi (10%, 15%, 20%, 25%, 30%). Selanjutnya, dilakukan tahap karboksimetilasi dengan ClCH2COONa dan variasi waktu reaksi (3,5 jam dan 4 jam). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi optimal pembuatan CMC dengan variasi waktu reaksi dan konsentrasi NaOH pada alkalisasi. Hasil menunjukkan kondisi optimum terdapat pada penambahan konsentrasi NaOH 20% dan waktu reaksi 3,5 jam dengan pH 7, viskositas 54,65 cP, DS 0,82, kadar NaCl 7,30% dan kemurnian CMC 92,70%. %. Dilihat dari hasil analisis gugus fungsi (FTIR) menunjukkan bahwa sampel tersebut terdapat gugus karboksil (COOH) pada serapan panjang gelombang 1587,26 cm-1, hal ini membuktikan bahwa sampel tersebut sesuai dengan struktur dari CMC. Seluruh sampel yang dihasilkan memenuhi standar mutu II SNI, namun peningkatan konsentrasi NaOH dan waktu reaksi menghasilkan lebih banyak produk samping dan menurunkan kemurnian CMC yang dihasilkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Batang pisang, Selulosa, Carboxy Methyl Cellulose (CMC) |
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Chemical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Mr Bambang Anthony |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:15 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 02:15 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/21711 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
