PEMBUATAN PELET KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK PASAR DENGAN BAHAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA DAN MOLASSES MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR SRIDEK

PUJIYANTI, R.A. ANISA (2017) PEMBUATAN PELET KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK PASAR DENGAN BAHAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA DAN MOLASSES MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR SRIDEK. Other thesis, POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA.

[img] Text (Cover)
file I.pdf

Download (302kB)
[img] Text (BAB I)
file II.pdf

Download (21kB)
[img] Text (BAB II)
file III.pdf

Download (482kB)
[img] Text (BAB III)
file IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (286kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
file V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (436kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
file VI.pdf

Download (145kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
file VII.pdf

Download (92kB)
[img] Text (Data Pengamatan - Perhitungan - Gambar)
file VIII.pdf

Download (941kB)

Abstract

Sampah organik pada daerah perkotaan sering disebut dengan sampah domestik, yaitu sampah yang berasal dari limbah organik daerah perkotaan terutama pada pasar dan didaur ulang untuk dijadikan kompos. Kebanyakan kompos dijual dalam bentuk curah. Dalam menciptakan inovasi baru maka dari itu dibuat mesin kompos pelet (Kollet) merupakan gabungan antara mesin pencacah, pengaduk dan mesin pembuat pelet.. Pengomposan dilakukan dengan perbandingan sampah organik dan kotoran jangkrik 4 :1 serta penambahan activator sridek dari PT.Pusri yang mengandung banyak mikroorganisme pengurai untuk mempercepat pengomposan. Penambahan kotoran jangkrik selain untuk mengurangi kadar air sampah organik menurut hasil penelitian analisis kandungan pupuk oleh Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta terdapat kandungan unsur hara makro yaitu N, P, dan K pada kotoran jangkrik yang mentah mempunyai persen cukup besar bagi pupuk organik. Penambahan tepung tapioka dan molasses sebagai perekat untuk menjadikan kompos berbentuk pelet untuk meningkatkan kekompakan bahan yang dibuat pelet.. Komposisi perekat yang ditambahkan yaitu 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Hasil penelitian menunjukkan Komposisi perekat yang optimum yaitu pada komposisi perekat 5% dengan nilai kandungan masing – masing didapatkan antara lain nitogen 1,1%, phosphor 0,27%, kalium 0,023%, C-Organik 7,25% dan kadar air 20%.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sampah, Sridek, Kotoran jangrik, Tepung tapioka, Molasses
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Chemical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Trisni Handayani
Date Deposited: 12 Mar 2019 02:34
Last Modified: 12 Mar 2019 02:34
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/5191

Actions (login required)

View Item View Item