PEMANFAATAN LIMBAH KULIT MELINJO MERAH (Gnetum gnemon L.) DALAM PEMBUATAN INDIKATOR ASAM- BASA DENGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI

Aldisty, Novrizal Geraldino (2024) PEMANFAATAN LIMBAH KULIT MELINJO MERAH (Gnetum gnemon L.) DALAM PEMBUATAN INDIKATOR ASAM- BASA DENGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img]
Preview
Text
FILE HALAMAN DEPAN (COVER).pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (13kB) | Preview
[img] Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (130kB) | Request a copy
[img] Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (544kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (191kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi antosianin dari kulit melinjo merah (Gnetum gnemon) dan mengevaluasi potensinya sebagai indikator alami dalam titrasi asam-basa. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan variasi waktu 2 dan 4 hari, serta perbandingan pelarut etanol-HCl (80:20, 70:30, 50:50, 30:70, 20:80). Parameter yang diamati meliputi rendemen, pH, uji antosianin, kadar antosianin, uji Spektrofotometri UV-Vis, dan pengaplikasian pada titrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu maserasi, semakin baik hasil ekstraksi antosianin. Hasil terbaik diperoleh pada rasio pelarut 30:70 dengan waktu maserasi 4 hari, menghasilkan kadar antosianin sebesar 5,5086 mg/L. Namun, antosianin yang dihasilkan hanya menghasilkan warna kuning pudar selama titrasi, tanpa perubahan warna signifikan pada rentang pH 1-14. Pada proses pengolahan kulit melinjo merah mendapatkan kandungan antosianin yang rendah hal ini diduga disebabkan oleh degradasi antosianin dalam kondisi asam kuat, serta penggunaan pelarut yang kurang optimal untuk menjaga stabilitas antosianin. Selain itu, durasi dan kondisi ekstraksi yang kurang memadai mungkin tidak Menghasilkan konsentrasi antosianin yang cukup untuk berfungsi sebagai indikator pH yang efektif. Stabilitas antosianin dalam ekstrak juga dipengaruhi oleh faktor faktor seperti paparan cahaya, suhu, dan jenis pelarut yang digunakan. Hasil ini menunjukkan bahwa perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi metode ekstraksi dan kombinasi pelarut yang lebih efektif guna meningkatkan stabilitas dan konsentrasi antosianin, sehingga dapat digunakan sebagai indikator alami yang efisien dalam titrasi asam-basa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Indikator alami, kulit melinjo merah, konsentrasi pelarut, esktraksi maserasi, antosianin.
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Chemical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Mr Bambang Anthony
Date Deposited: 11 Jul 2026 01:27
Last Modified: 11 Jul 2026 01:27
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/21765

Actions (login required)

View Item View Item