PEMANFAATAN KULIT BUAH ROTAN (Calamus caesius) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DALAM PEMBUATAN EDIBLE FILM BERBASIS BUAH SUKUN (Artocarpus altilis) DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL

Saputri, Nadia Fibri (2026) PEMANFAATAN KULIT BUAH ROTAN (Calamus caesius) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DALAM PEMBUATAN EDIBLE FILM BERBASIS BUAH SUKUN (Artocarpus altilis) DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.

[img] Text (Cover)
COVER..pdf - Published Version

Download (750kB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] Text (Bab II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (347kB)
[img] Text (Bab III Metodologi Penelitian)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (310kB)
[img] Text (Bab IV Hasil dan Pembahasan)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (273kB)
[img] Text (Bab V Kesimpulan dan Saran)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (175kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (196kB)
[img] Text (Lampiran I)
LAMPIRAN 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (182kB)
[img] Text (Lampiran II)
LAMPIRAN 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (286kB)
[img] Text (Lampiran III)
LAMPIRAN 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)

Abstract

Pengemasan makanan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan melalui proses pembungkusan makanan ke dalam suatu wadah. Kemasan yang paling banyak digunakan Adalah kemasan berbentuk plastik. Plastik dibagi menjadi dua kelompok, yaitu plastik nonbiodegradable yang sulit terurai dan plastik biodegradable yang mudah terdegradasi. Salah satu plastik biodegradable adalah edible film, yaitu plastik yang dapat dimakan. Edible film adalah lapisan tipis yang berasal dari bahan-bahan alami turunan makanan. Lapisan ini mampu menahan perpindahan gas, uap air, maupun zat-zat terlarut yang bisa merusak kualitas produk. Salah satu bahan yang banyak digunakan dalam pembuatan adalah pati. Salah satu bahan yang mengadung pati adalah buah sukun. Pada penelitian ini akan dibuat edible film yang menggunakan pati dari buah sukun yang ditambahkan antioksidan berupa ekstrak kulit buah rotan dan gliserol sebagai plasticizer. Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini yaitu ekstraksi kulit buah rotan (1% dan 3%) dan gliserol (10%, 20%, 30%, 40% dan 50% v/w). Kemudian akan dianalisa pengaruh variasi konsentrasi penambahan ekstraksi kulit buah rotan dan gliserol yang digunakan terhadap sifat mekanik bioplastik dan biodegradabilitasnya. Hasil penelitian menggunakan JIS (Japan International Standard) dan menunjukan bahwa peningkatan gliserol dan ekstrak kulit buah rotan berpengaruh terhadap seluruh karakteristik edible film. Kombinasi terbaik diperoleh pada kombinasi glisero 20% dengan ekstrak kulit buah rotan 1% yang menghasilkan ketebalan 0,51 mm, kuat tarik 9,196 MPa, elongasi 5%, kelarutan film 45,09%, biodegradasi 52,60%, LTUA 8,8 g/m2.hari.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Edible Film, Pati Sukun, Kulit Buah Rotan, Antioksidan, Gliserol
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Chemical Engineering > Undergraduate Theses
Depositing User: Pustaka Teknik Kimia
Date Deposited: 24 Aug 2026 05:18
Last Modified: 24 Aug 2026 05:18
URI: http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/25268

Actions (login required)

View Item View Item