Raksaguna, Reyhan (2026) ANALISIS HASIL PRODUKSI MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA DENGAN VARIASI PULLEY DAN BENTUK MATA PISAU. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (821kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (159kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB 1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (210kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB 2.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (290kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III METODOLOGI PENELITIAN)
BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (317kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB 4.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (476kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB 5.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (137kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (169kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (877kB) | Request a copy |
Abstract
Proses pengupasan sabut kelapa secara manual masih memiliki produktivitas yang rendah, membutuhkan tenaga kerja yang besar, serta berisiko menyebabkan kelelahan operator. Salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi proses tersebut adalah dengan menggunakan mesin pengupas sabut kelapa. Kinerja mesin dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya bentuk mata pisau dan kecepatan putaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk mata pisau dan variasi pulley terhadap kapasitas produksi serta kualitas hasil pengupasan sabut kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan dua variasi bentuk mata pisau, yaitu mata pisau 8 bilah dan mata pisau spiral, serta dua variasi kecepatan putaran, yaitu 13,3 rpm dan 15,5 rpm. Pengujian dilakukan menggunakan 20 buah kelapa tua yang memiliki kondisi fisik relatif seragam. Parameter yang diamati meliputi kapasitas produksi, tingkat keberhasilan pengupasan, persentase batok pecah, dan persentase sabut hancur. Data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pisau 8 bilah memberikan performa yang lebih baik dibandingkan mata pisau spiral pada kedua variasi kecepatan putaran. Pada putaran 15,5 rpm, mata pisau 8 bilah menghasilkan kapasitas produksi sebesar 316 buah/jam, tingkat keberhasilan pengupasan 100%, tanpa batok pecah dan tanpa sabut hancur. Sementara itu, pada putaran 13,3 rpm diperoleh kapasitas produksi sebesar 229 buah/jam dengan tingkat keberhasilan 80%. Sebaliknya, mata pisau spiral menunjukkan hasil pengupasan yang kurang baik dengan tingkat keberhasilan 0%, persentase batok pecah 100%, dan persentase sabut hancur 100% pada kedua variasi putaran. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi bentuk mata pisau dan kecepatan putaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil pengupasan sabut kelapa. Dengan demikian, konfigurasi mata pisau 8 bilah pada kecepatan putaran 15,5 rpm direkomendasikan sebagai konfigurasi yang paling optimal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas hasil pengupasan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mesin pengupas sabut kelapa, mata pisau 8 bilah, mata pisau spiral, pulley, ANOVA |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:42 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:42 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/25954 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
