Allbar, Fivaldi (2026) REKONDISI ERETAN ATAS PADA MESIN BUBUT IMPI NO 274 NCC C 84263PB (PERBAIKAN). Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (199kB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (177kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III Metode Pelaksanaan)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (418kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV Hasil dan Pembahasan)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V Penutup)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (154kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (156kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Mesin bubut konvensional merupakan salah satu peralatan perkakas utama dalam industri manufaktur yang berfungsi memproses material melalui penyayatan berputar. Sistem penggerak pahat yang presisi dan stabil sangat bergantung pada kinerja eretan, khususnya eretan atas (compound slide) yang memegang peranan sensitif dalam pemakanan manual berakurasi tinggi, pembuatan sudut, pembubutan tirus (taper turning), serta penyayatan ulir. Mesin Bubut Impi No. 274 NCC C 84263PB yang berada di Bengkel Praktikum Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya mengalami masalah teknis yang signifikan akibat hilangnya komponen pasak (gib key) pada eretan atas. Hilangnya elemen kunci ini menyebabkan munculnya kelonggaran mekanis (backlash), toleransi dimensi pemotongan yang tidak akurat, dan penurunan kestabilan sistem transmisi gerak, sehingga eretan atas tidak dapat difungsikan secara optimal untuk kegiatan praktikum maupun produksi. Tujuan penelitian laporan akhir ini adalah melakukan kegiatan rekondisi eretan atas agar dapat beroperasi kembali secara normal, stabil, dan presisi sesuai standar operasional bengkel pemesinan. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi studi literatur, studi lapangan melalui observasi langsung, wawancara teknis, identifikasi masalah kerusakan, pengukuran akurat dimensi alur pasak (keyway), perancangan dan pembuatan komponen pasak baru berbahan baja campuran, perakitan kembali seluruh sistem eretan atas, serta dilanjutkan dengan pengujian fungsi mekanis. Hasil proses rekondisi menunjukkan bahwa pemasangan pasak baru yang presisi mampu mengunci posisi antara poros pemutar dan dudukan mekanis eretan secara sempurna tanpa mengalami selip. Pengujian fungsi membuktikan bahwa gerakan eretan atas kembali responsif, stabil, dan lancar dengan tingkat keausan atau kelonggaran bebas yang sangat minimal. Kesimpulannya, tindakan rekondisi yang dilakukan berhasil mengembalikan fungsi operasional eretan atas Mesin Bubut Impi No. 274 NCC C 84263PB, sehingga mesin ini dinyatakan siap dan layak digunakan kembali sebagai sarana pembelajaran praktikum di Bengkel Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rekondisi, Eretan Atas, Mesin Bubut Impi, Pasak (Gib Key), Pemeliharaan Mesin, Presisi Pemesinan |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 07:32 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 07:32 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/27662 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
