Ariasya, Muhammad Ade (2020) PROSES PENGOLAHAN LIMBAH B3 (OLI BEKAS) MENJADI BAHAN BAKAR CAIR DENGAN PERLAKUAN PANAS YANG KONSTAN. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (Cover)
File I.pdf Download (868kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
File II.pdf Restricted to Repository staff only Download (307kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
File III.pdf Restricted to Repository staff only Download (707kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III METODOLOGI PENELITIAN)
File IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (854kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
File V.pdf Restricted to Repository staff only Download (573kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
File VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (194kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
File VII.pdf Restricted to Repository staff only Download (401kB) | Request a copy |
||
|
Text (Lampiran)
File VIII.pdf Restricted to Repository staff only Download (806kB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan minyak pelumas yang semakin meningkat tiap tahunnya, maka limbah yang dihasilkan juga akan semakin meningkat. Limbah dari minyak pelumas termasuk kedalam limbah B3 yang perlu mendapatkan penanganan khusus. Sejalan dengan perkembangan kota dan daerah, volume oli bekas terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah kendaraan bermotor dan mesin�mesin bermotor. Di daerah pedesaan sekalipun, sudah bisa ditemukan bengkel�bengkel kecil, yang salah satu limbahnya adalah oli bekas. Dengan kata lain, penyebaran oli bekas sudah sangat luas dari kota besar sampai ke wilayah pedesaan diseluruh Indonesia. Proses dalam penelitian ini adalah mengolah limbah oli bekas tersebut menjadi bahan bakar cair dengan perlakuan panas yang konstan.Ini bertujuan untuk mengetahui hasil terbaik pada temperatur 250°C, 300°C dan 350°C . Hasil pengolahan limbah oli bekas dengan perlakuan panas tersebut kemudian di uji dengan standar bahan bakar yang sudah ada. Temperatur mempengaruhi banyaknya bahan bakar cair yang dihasilkan . Pada temperatur 350°C menghasilkan bahan bakar cair terbanyak. Dilihat dari hasil uji spesifikasi pengolahan oli bekas tersebut, ditemukan masih banyak kekurangan seperti masih tingginya nilai viskositas dan tingginya kandungan air pada produk yang dihasilkan. Akan tetapi untuk sifat fisik yang lain sudah memenuhi standar untuk bahan bakar yang sudah ada.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Temperatur, oli bekas, bahan bakar cair |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Mechanical Engineering > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Mr Bambang Anthony |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 00:58 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 00:58 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/8285 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
