Susanti, Veronika (2026) ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PADA ASMARA KONVEKSI. Diploma thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (488kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (236kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (661kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (330kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III METODE PENELITIAN)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (921kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (216kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (223kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi pengembangan usaha Asmara Konveksi dari aspek produksi, sumber daya manusia, keuangan dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC). Data penelitian diperoleh dari 30 responden yang terdiri dari 1 pemilik usaha, 13 karyawan dan 16 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asmara Konveksi memiliki 5 kekuatan, 5 kelemahan, 5 peluang dan 5 ancaman. Faktor internal yang paling berpengaruh dari sisi kekuatan yaitu kualitas produk yang baik, nyaman, awet dan tahan lama (0,493). Sedangkan, kelemahan terbesar dengan skor terendah yaitu karyawan kesulitan menjelaskan detail produk (0,110). Sementara, peluang utama dengan skor tertinggi yaitu program pelatihan dapat meningkatkan kualitas SDM (0,411). Sedangkan, ancaman utama yaitu kenaikan harga bahan baku mempengaruhi keputusan pembelian konsumen (0,175). Berdasarkan analisis SWOT Asmara Konveksi berada pada Kuadran I dengan titik X yaitu 1,055 dan titik Y yaitu 0,336 yang menunjukkan posisi perusahaan berada dalam pertumbuhan agresif (growth-oriented strategy). Selanjutnya, Business Model Canvas (BMC) digunakan untuk memetakan model bisnis Asmara Konveksi melalui sembilan utama elemen. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha memberikan penguatan terutama pada elemen Value Proposition, Channels, Customer Relationship, dan Key Resources melalui penyediaan layanan produk custom dan inovasi desain, pemanfaatan marketplace dan promosi digital, peningkatan hubungan dengan pelanggan, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendukung pertumbuhan usaha Asmara Konveksi secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konveksi, SWOT, Pengembangan Usaha, IFAS, EFAS, BMC |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Business Administration > Undergraduate Theses |
| Depositing User: | Pustaka Adm Bisnis |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 07:32 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 07:32 |
| URI: | http://eprints.polsri.ac.id/id/eprint/25450 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
